Chat with us, powered by LiveChat

Pencuri Kembalikan Helm Curian, Tulis Permohonan Maaf karena Sudah Khilaf

SOLO – Petugas medis Puskesmas Penumping, Solo, Devi mengaku tak menyangka helmnya yang hilang sejak Rabu 20 Maret 2019 akhirnya dikembalikan oleh pencurinya. Si pencuri juga menyampaikan permintaan maaf lewat surat.

Helm tersebut dilemparkan ke samping puskesmas dalam keadaan terbungkus kantong kresek bersama surat permintaan maaf dari pelaku.

Mohon maaf sebelumnya. Manusia tak lepas dari sempurna. Kemarin aku khilaf berbuat jahat mengambil helm hitam ini, karena pikiran lagi galau atau stres isteriku masuk rumah sakit. Terpaksa mengambil helm ini, tak gadaikan temanku dulu buat beli obat. Dan sekarang dapat kasbon dari PT. Terus aku tebus helm ini. Aku kembalikan lagi. Nb: Aku niat kembalikan helm ini. Aku sadar telah berbuat dosa. Dan kelak dosaku biar diadili Gusti Alloh,” tulis si pencuri di surat tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, helm itu ditemukan oleh salah satu petugas Puskesmas Penumpung bernama Eli. Eli menjelaskan sekitar Pukul 13.30 WIB mendengar suara benda dilempar di samping puskesmas.

Kemudian Eli bersama temannya turun dari lantai II untuk memeriksa benda tersebut. Eli kaget melihat bungkusan plastik di samping puskesmas. Seorang teman Eli langsung mengambil plastik tersebut dan membawa ke dalam puskesmas.

“Sempat takut, saya kira bom. Tapi setelah dibuka ternyata isinya helm teman saya [Devi] yang hilang, ada selembar surat permintaan maaf juga,” jelas Eli, Kamis (28/3/2019).

Pemilik helm, Devi, mengaku helm tersebut ditaruh di motor saat pencuri mengambilnya. Sebelum hilang helm itu sempat Devi bawa keluar puskesmas bersama temannya sekira Pukul 13.00 WIB dan kembali Pukul 13.30 WIB.

“Terus pas saya mau pulang helm itu sudah enggak ada. Biasanya saya taruh di motor enggak apa-apa. Lha ini mungkin pas apes,” jelas Devi

Devi sempat bertanya ke petugas customer service puskesmas karena biasanya ketika hujan dia membawa masuk helm itu ke dalam puskesmas. Tetapi saat kejadian tidak ada hujan. Setelah itu Devi mengecek kamera CCTV dan ternyata benar helm itu ada yang mengambil.

Devi pun sudah pasrah dan mengikhlaskan helm tersebut. Akan tetapi sepekan setelah kejadian helm tersebut kembali lagi bersama pesan permintaan maaf.

“Ya percaya enggak percaya sih mbak. Kalau dibalikin ya alhamdulillah kalau enggak ya sudah. Saya ikhlas,” kata Devi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *