Chat with us, powered by LiveChat

Tambang Emas Ilegal di Sulawesi Runtuh, Puluhan Orang Terkubur

Para pejabat di Indonesia mengatakan pada hari (27/2) Rabu bahwa puluhan penyelamat telah menggunakan sekop dan tali untuk menggali sekitar 45 orang yang dikhawatirkan terkubur oleh runtuhnya tambang emas ilegal di Pulau Sulawesi, yang telah menewaskan sedikitnya satu orang.

Tim penyelamat mengatakan mereka dapat mendengar suara beberapa orang yang terjebak dalam lubang tambang ketika berada di lereng bukit berlumpur di daerah Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, dan percaya masih banyak korban yang masih hidup.

“Kami dapat mendeteksi bahwa banyak dari mereka masih hidup karena kami dapat mendengar suara mereka, karena ada beberapa tempat di mana udara masuk dan keluar dan ada celah di lumpur,”kata Abdul Muin Paputungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia melalui telepon.

Badan mitigasi bencana Indonesia mengatakan bahwa sesosok mayat telah ditemukan pada pukul 8 pagi pada hari Rabu (27/2) setelah tambang runtuh hari Selasa malam (26/2). Berbagai laporan media Indonesia menyebutkan tiga orang korban tewas.

Pemerintah Indonesia telah melarang penambangan emas skala kecil seperti itu, meskipun pemerintah daerah seringkali menutup mata terhadap praktik di daerah yang lebih terpencil. Dengan adanya sedikit peraturan, penambangan semacam itu rawan terjadi kecelakaan.

Tim pencarian dan penyelamatan serta para tentara bekerja bersama, tetapi menggunakan alat sederhana seperti sekop dan tali karena kondisinya tetap berbahaya, dengan tanah yang masih rentan bergeser, menurut Paputungan. Dia mengatakan bahwa keluarga korban sudah mulai berkumpul di sekitar lokasi tambang untuk menunggu kabar.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *